CLICK HERE FOR FREE BLOGGER TEMPLATES, LINK BUTTONS AND MORE! »
Tampilkan postingan dengan label Celoteh Ummi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Celoteh Ummi. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 25 Mei 2013

AJAK KE SURGA

Sebelum tidur seperti biasa ummi dan Kanz membaca do'a sapu jagat (selamat dunia akhirat hehe). Dilanjutkan dengan cerita ummi tentang akhirat, tentang surga dan neraka (neraka belum diceritakan karena ummi pengen Kanz lebih dulu kenal Allaah sbg Maha Pengasih dan Penyayang).

Gambar dari sini


U : Di surga itu enak de'. Bisa ketemu Allaah, Rasulullaah, bisa makan apa saja, dikasih rumah yg baguus, pakai baju sutera hijau, banyak sungai, airnya maniiiis deh.
K : Surga di mana mi?
U : Surganya ghoib, diumpetin dulu sama Allaah buat kado orang2 beriman. Karena Allaah kan Maha penyayang pada orang2 beriman dan banyak melakukan amal baik. Siapa yang mau masuk surga?
K : Sayaaa.
U : Aamiin 3x... Oh ya nanti kalau Kanz masuk surga, ummi diajak ndak?
K : Diajak ... mmm ... Ummi diajak, Abi diajak, mbah Uti diajak, mbah Ayis diajak, mbah Mang diajak, tante Ica diajak, abang Nabil diajak, dede Rafa diajak, ibu-ibu ngaji (temen liqo ummi-pentj) diajak, (lalu menyebutkan semua teman-temannya). Semua diajak.
U : Subhanallaah, Aamiin 3x. Semoga cita-citamu mengajak orang2 ke surga dikabulkan Allaah ya :)



yang ini dari sini
*Kangen Surga

Kamis, 13 Desember 2012

Apa Kabar Lemari Kecil Fariha?

Hemm ... cukup lama juga ummi tidak nulis-nulis di blog, bahkan sampai lupa password dan berakibat 'nyasar' ke blog yang lama.

Apa Kabar Keluarga Fariha yaa?

Keluarga Fariha
Narsis di nikahan sepupu ^^

Keluarga Fariha sedang sibuk menyiapkan proyek Rumah Belajar Fariha. Insya Allah, jika tak ada aral menghadang *tsaaah*, tahun depan keluarga Fariha akan pindah ke tempat tersebut. Sebelum pindah, kami bersepakat untuk menyiapkan bagian-bagian yang akan menjadi kantong-kantong ilmu tsb, seperti taman bacaan. Hal yang juga membahagiakan, bahwa abi akan membuatkan sebuah perpustakaan untuk keluarga Fariha. Pernyataan tsb langsung disambut kecupan sayang ummi yang mendarat di pipi abi hihi.

Kanz
Alhamdulillah, tgl 14 bulan Oktober kemarin Kanz sudah berusia 2 tahun. Tentunya, ada banyak hal yang menarik semakin tereksplor dari anak ummi yang imut ini. Ohya, ummi sudah membiasakan utk membaca surat-surat pertama dari Al Ma'tsurat, yaitu Al Fatihah, Al Baqoroh, Az Zalzalah, Al Kaafirun, An-Nashr, dan 3 surat Mu'awidzatain. Ternyata dengan metode repetitif dengan hanya mendengarkan sagat cocok utk Kanz. Kanz juga sangat tertarik pada musik dan gerak, sama ketika dia sedang 'membaca' buku sebelum tidur. Ohya malam ini, baca bukunya diganti dulu dengan ummi yang menceritakan kisah nabi Yunus as. Kenapa nabi Yunus as? Karena Kanz sedang suka-sukanya pada ikan. Ia menggambar ikan di mana saja, bahkan dengan jarinya di dinding. Lucu deh, begini narasinya :
"huruf O, kasih buntut, kasih mulut, kasih titttik" sesuai yang ummi ucapkan ketika menggambar ikan untuk Kanz hehe.
Lanjut cerita nabi Yunus as meninggalkan kaumnya, mengarungi laut, dan diundi utk diceburkan ke dalam lautan. Nabi Yunus as pun 'dimakan' oleh ikan Nun biidznillah, hingga mengalunlah do'a yang diabadikan dalam Alqur'an :
 لا إِلهَ إِلاَّ أَنْتَ سُبْحانَكَ إِنّى‏ كُنْتُ مِنَ الظَّالِمينَ . (Al Anbiya : 87)
“Tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Engkau. Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang zholim."

Akhirnya, sudah tahu semua kan ya? Nah, ummi menitikberatkan cerita ini pada kekuasaan Allah dalam mengendalikan cuaca, mengendalikan makhluk hidup selain manusia, serta kasih sayang Allah kepada orang-orang yang berdo'a dan bertaubat (lagi-lagi metode pengulangan, kurang kreatif yak?). Lalu ummi ajak Kanz menghapal nama nabi dan ikan yang menelannya, serta membuat list judul cerita nabi mana lagi yang mau dibacakan esok. Ohya, cerita nabi ini berdasarkan ingatan ummi saja. Jadi mata ummi dan Kanz saling menatap.

Ada lagi, Kanz juga sudah 3 bulan ini tiba-tiba mengerti konsep "Atas-Bawah". Ummi sedang berusaha mengingat kapan dan bagaimana ummi mengajarkannya. Begini cara Kanz menyampaikannya, ketika Kanz sedang naik di atas sesuatu, sedang orang lain tidak, dia berkata : "DeAhmad atas, ummi bawah, abi bawah" bisa lebih panjang lagi kalau ada orang lain di ruangan itu.

Hal lainnya, adalah PR nanti ketika sudah pindah. Karena masih menyatu dengan rumah orangtua, ummi sadari cukup sulit utk mengatur dan bertindak tegas mengenai urusan domestik.

Ummi
Akhir-akhir ini hobi ummi adalah blogwalking. Sebenarnya tidak aneh, sih. Bagaimanapun kegiatan ini adalah salah satu usaha ummi untuk menambah ilmu penghasilan.
Dan, apa yang ummi dapati?
Orientasi, adalah hal pertama yang ummi centang untuk travelling ke blog-blog tersebut. Titik beratkan pada minat yang utama. Karena blog di dunia maya itu jumlahnya tidak terhitung. 1 orang bisa punya banyak blog, karena minatnya juga banyak. Ummi juga kan punya blog-blog di masa lalu, hehe, malah curcol. Nah minat ummi saat ini adalah mempersiapkan suasana, ilmu dan mengumpulkan bahan-bahan Home Schooling, jadi jalan-jalannya ke blog-blog (juga komunitas) yang bahas Home Schooling.

Ohya, ada satu yang mengganjal. Karena kadang-kadang ummi harus membuka OS, maka waktu utk keluarga agak berkurang (cieee, toko rame ceritanya). Ini belum ada penyelesaian yang pas. Karena kadang bersama Kanz n abinya masih terpikir untuk membalas SMS customer yang minta total transfer, cek ongkir atau sekedar tanya-tanya. Belum pasang iklan n upload foto di toko, hufff. Akhirnya, sejak sebulan terakhir ini ummi mengurangi jadwal hal-hal di atas, dan Alhamdulillah rizqi tetap saja mengalir. Semoga berkah! Aamiin.

Abi
Abi Fariha itu paling sabar dalam menghadapi celotehan ummi yang konon katanya punya amunisi hingga 8000 kata sehari. Abi mandiri banget, kalau ummi lagi repot. Abi juga paling sabar makan masakan ummi yang seadanya. Abi juga rajin masangin popok Kanz kalau malam (PR nih, Kanz masih suka ngompol). Apalagi ya? Oh ya Abi juga paling bisa mengatasi ummi yang masih suka merajuk. Ah, pokoke ummi cinte ame abi :D.
Setelah gagal ngambil S2 di Kroya, Abi banting setir jadi pegawai yang baik dan pengusaha yang sukses (menurut istrinya, yaitu ummi hehe). Walaupun beberapa hal masih diurus sendiri, sudah terasa sekali hasilnya. Salah satunya adalah Rumah Belajar Fariha kelak. Mungil dan mudah-mudahan Bermanfaat. Aamiin lagi deh.

Nah, itu dia yang terjadi di Keluarga Fariha. Bagaimana keluarga sahabat semua?
Semoga selalu dalam lindungan Allah yaa :)




Sabtu, 27 Oktober 2012

Cinta Sepotong Daging

Daging!
Liurnya menetes. Rasa pun mengulum dalam lidahnya. Gurih dan manis berganti-ganti mengisi setiap sudut mulutnya.
Tahun ini pun tak boleh ia lewati lagi setelah tahun lalu ia menunaikan haji di Mekkah. Sensasi daging itu tidak sama dengan daging-daging biasa. Istimewa, tepatnya. Hanya dengan uang sekian sekian, ia merasa bisa mendapatkan ketaqwaan plus beberapa bungkus daging, iga, jerohan, atau bagian-bagian lainnya yang memiliki pesona tekstur masing-masing. Daging jatah pembagian qurban tahun ini haruslah masuk ke dalam kulkasnya, minimal memenuhi bagian freezer.
Sup, sate, gulai, yang mana ia hampir tak bisa lagi menyebutkan nama-nama makanan tersebut karena terlalu gembira.

"Tahun ini minimal ada seekor sapi yang terdaftar utk qurban." Ujarnya berapi.
"Baik. Rencana ini akan berjalan kalau kita yang memulainya. Saya ikut, bapak juga ikut." Tawar seorang anggota majelis.
"Deal!" Sambutnya gembira.

Rencana itu pun bergulir bak bola salju. Hingga 5 hari sebelum hari H seorang anak muda menyatakan diri bergabung dengan kelompok peng-qurban tsb. Jadilah 2 ekor sapi akan mewarnai ladang di belakang mushola kampung dengan darahnya. Pun, seharusnya dari tiap-tiap mereka sudah mengetahui, bahwa darah tsb tidak akan sampai kepada Allah SWT, hanya ketaqwaan dari merekalah yg akan menggapai-Nya.

Hari H tiba. Semenjak malam sebelumnya, tepat mengakhiri puncak hari Arofah, takbir sudah mengalun bersahutan. Selepas shalat Ied di lapang yang beralih menjadi permadani kehormatan hamba-hamba-Nya, tak lain karena mereka merendah sujud, hampir setiap orang berbondong menuju belakang mushola.

Dua ekor sapi dan beberapa kambing yg tampak ikhlas itu pun akhirnya menunaikan tugasnya. Kini giliran panitia beraksi dengan sigapnya membagi-bagi. Orang itu pun berbisik kepada seorang panitia.

"Tolong bungkuskan kaki, ekor, hati, kepala, ini, dan itu".
Panitia itu semenjak tertegun. Akankah ia menuruti permintaan rendah itu hanya karena status jabatannya di masyarakat lebih rendah dari orang tersebut. Di tahun-tahun sebelumnya, memang keluarga penguasa ini selalu minta jatah qurban dengan berlebihan. Sangat berbeda dengan yg Rasulullah ambil dari qurban beliau. Tapi para panitia kali ini sudah berikrar utk bekerja dengan Bersih, Peduli dan Profesional, yaitu dengan memberikan jatah qurban sesuai dengan hak-hak masyarakat, tanpa ada label 'Jatah plus' utk penguasa.

Panitia itu mengumpulkan keberaniannya.
"Maaf pak. Kami pasti memberikan bagian bapak seperti yang lain. Tapi kalau bagian ini, itu, di sana, dan di situ sudah ada yang punya."
"Ohya? Siapa?" Tanya orang tersebut terkejut. Ia tak menyangka ada orang yg demikian berani meminta jatah sebanyak itu, selain dia.
Panitia itu agak menerawang.
"Allah." jawabnya pendek.

Orang itu tergugu. Dia tahu, minta pada Allah itu semudah membalik telapak tangan. Tapi meminta jatah qurban pada Allah seperti meminta hewan-hewan yang sudah dilalap api, saat Nabi Ibrahim as berqurban, tanda qurbannya diterima Allah. Itulah sepotong khutbah yang ia ingat telah disampaikan khotib tadi pagi saat sholat Ied.

Orang itu tak berdaya. Ia ngeloyor pergi. Jabatan sebagai penguasa tidak bisa menambah isi bungkusan qurban utk keluarganya barang sekilo-dua kilo tahun ini.


Setapak di Solo - 2011
Eid Mubaarok. Selamat hari Raya Idul Adha 1433 H. Semoga Allah menerima dengan ridho-Nya semua ibadah kita. Aamiin ...
~Keluarga Fariha~

Sabtu, 24 Maret 2012

Kreasi Ummi 1

Tambahan gambar mbak-mbaknya ada di sini, sok ceki-ceki

Dear Blogger,
Mohon maaf atas ke-4LaY-an ummi kali ini.
Ke- NarSzizS-an ini adalah salah satu bukti bahwa manusia memiliki sifat egosentris.
Nah, mari kelola ke-ego-an kita dengan baik, dan tidak seperti di atas hehe ...

Salam Kreatif  :)
Daisypath Anniversary tickers

FARIHA'S LITTLE WARDROBE